Ledakan ini diduga dilakukan oleh kelompok militan Al Qaeda. Lebih dari 100 orang juga mengalami luka-luka.
Perdana Menteri Irak Nuri al-Maliki memerintahkan untuk segera dilakukan penyelidikan intensif terhadap pelaku pengeboman, seperti yang diungkapkan yang juru bicara keamanan Baghdad Mayor Jenderal Qassim Atta. Atta menuding, Al Qaeda berada di balik aksi peledakan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anda bisa melihatnya di waktu, keadaan, target dan gaya menyerang. Semua informasi yang menunjukkan hal itu adalah Al Qaeda di balik ini semua," ungkapnya.
Salah seorang petugas di kamar mayat Rumah Sakit Baghdad menyebutkan, korban tewas berjumlah 59 orang. Sementara dokter di rumah sakit Medical City, mengatakan mereka telah menerima 125 korban luka-luka.
(anw/did)











































