Kepala Biro Pers dan Media Rumah Tangga Kepresidenan, DJ Nachrowi, mengatakan Istana juga terbuka bila ada tokoh masyarakat yang ingin mendistribusikan bukunya dengan gratis.Β Buku yang bisa dijadikan suvenir tidak terbatas pada buku milik kerabat Presiden saja.
"Kalau ada tokoh masyarakat yang ingin memberikan buku seperti ini, dengan senang hati kami mendistribusikannya," ujar Nachrowi ketika ditemui di kantornya, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (17/8/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita siapkan konter-konter di sekitar perayaan. Mereka sendiri yang membagikan," imbuh Nacrowi.
Pantauan detikcom, konter media ini salah satunya berada di depan Wisma Negara. Beberapa majalah berita dan gaya hidup terkenal dipajang dan bisa diambil gratis. Plus beberapa majalah dari beberapa Kementerian.
Para undangan dan peserta upacara pada pagi hari pun terlihat bisa mengambil majalah itu sesuka hati mereka. Total majalah dan koran yang dibagikan adalah 120 ribu eksemplar untuk pagi dan sore hari.
Tahun ini, salah satu buku yang dibagikan berjudul "Sekarang Kita Makin Percaya Diri". Buku ini berisi transkrip wawancara Agus Harimurti Yudhoyono, putra sulung Presiden SBY.
Ada juga buku Ani Yudhoyono yang berjudul "Batikku, Pengabdian Cinta Tak Berkata". Buku ini bercerita mengenai koleksi batik-batik Ibu Negara, beserta kisah yang menyertainya. Buku ini pada bagian sampulnya terdapat foto setengah badan Ny Ani Yudhoyono berpakaian kebaya warna hijau muda dan berpose sedang membatik.
(nwk/fay)











































