Maklum, acara renungan suci cuma diterangi dengan obor di beberapa sudut kompleks makam. Ratusan tamu undangan pun berbondong-bondong pulang pada saat yang sama.
"Mana istri saya? Wah kalau keliru bisa repot," kata Menteri ESDM Darwin Saleh, Selasa (17/8/2010), sambil menyalakan senter kecil mencari istrinya.
Tindakan Darwin Saleh mendapat respons Mennegpora Andi Mallarangeng. Andi
mewanti-wanti agar Darwin jangan sampai salah bawa.
"Wah, kalau keliru nanti bisa bahaya," celetuk Andi Mallarangeng.
Sontak, peristiwa ini menjadi obrolan kecil para menteri sambil bergelap-gelap ria. Menneg Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta juga tak mau ketinggalan.
Sambil terus berjalan berdesak-desakan di tengah kegelapan dia mewanti-wanti
jangan sampai para menteri tertukar istri. Tak cuma masalah istri, gara-gara kondisi gelap, sang komandan upacara sepertinya lupa membubarkan pasukan.
Setelah peserta upacara bubar sendiri-sendiri, komandan upacara baru memberi aba-aba. "Tanpa penghormatan, bubar, jalan," teriak komandan upacara terdengar nyaring dari pengeras suara.
(anw/ape)











































