"Yang dikatakan presiden retorika semata, tidak jelas arah dan strateginya," kata Ketua Bidang Politik dan Hubungan Antar-Lembaga DPP PDIP, Puan Maharani, dalam jumpa pers di ruang Fraksi PDIP DPR, Senayan, Jakarta, Senin (16/8/2010).
Puan melanjutkan, pidato presiden juga tidak menyampaikan kondisi riil yang dialami masyarakat, seperti harga sembako yang kian melambung. "Rencana kenaikan gaji 10 persen bagi PNS/TNI/Polri tidak akan bisa mencukupi sembako yang berlipat-lipat," kata Puan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kenaikan gaji itu 'lipstik' juga. Gaji tidak naik, tapi hanya menutupi kenaikan (harga sembako/TDL)," kata Olly.
Sebelumnya, dalam pidato Presiden SBY mendukung upaya perbaikan kesejahteraan PNS/TNI/Polri dan pensiunan, dalam tahun 2011 mendatang rata-rata sebesar 10 persen. Pemerintah juga tetap akan memberikan gaji dan pensiun bulan ke-13 bagi PNS/TNI/Polri dan pensiunan.
Seharusnya, kata Puan, presiden bisa lebih jelas menyampaikan strategi untuk mencapai harapan-harapan kesejahteraan itu. "Jadi hanya teatrikal saja," kata dia.
(lrn/ape)











































