"Banyak sekali cacat. ICW kurang profesional. Dia hanya melihat dari google sudah dapat datanya. Kalau dia cari banyak kesalahan, lebih banyaklah," kata Jimly.
Hal ini disampaikan Jimly usai menghadiri acara pidato Kenegaraan Presiden SBY di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (16/8/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Termasuk juga DAU buat umroh? "Termasuk itu," jawab dia.
Hasil investigasi singkat ICW, menemukan ada calon-calon pimpinan KPK yang bermasalah. Misalnya saja salah satu anak calon pernah menjadi pengguna narkoba. Calon dan istri juga diketahui pernah menerima Dana Abadi Umat (DAU) tahun 2000 untuk melaksanakan ibadah umroh.
(aan/nrl)











































