"Ada yang terlewat dari pidato SBY, misalnya moralitas beragama, terkait anarkisme sejumlah ormas tidak disinggung," ujar Sekjen PPP Irgan Chaerul Mahfiz kepada wartawan usai pidato kenegaraan SBY di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (16/8/2010).
Irgan menambahkan, SBY juga tidak merespon sejumlah keluhan masyarakat terkait pornografi yang ramai di awal tahun 2010. Sejumlah pelecehan seksual yang menghiasi media nasional juga luput dari pandangan SBY.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih dari itu, SBY juga tidak menyinggung masalah pendidikan dan krisis gas belakangan ini. SBY seperti tidak peduli dengan keresahan masyarakat.
"Persoalan pendidikan harusnya menjadi fokus juga karena anggaran naik tapi kualitas pendiikan tidak maksimal. Gas yang meresahkan juga tidak disinggung," papar Irgan. (van/yid)










































