"Itu hoax yang terus berulang, kata-katanya juga sama setiap tahun sejak tahun 2003," kata peneliti senior Astronomi-Astrofisika Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Thomas Djamaluddin saat berbincang dengan detikcom, Senin (16/8/2010).
Hoax yang dimaksud Thomas selalu hadir dengan dengan bahasa Inggris. Pesan yang juga beredar di milis-milis itu berjudul 'Two Moons on 27Th August 2010'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Thomas mengatakan, peristiwa alam yang dimaksud bulan kembar sebenarnya memang pernah terjadi pada tahun 2003. Saat itu, Mars memiliki jarak terdekat dengan Bumi yakni 55.758.006 km.
"Ini jarak terdekat dalam hampir 60.000 tahun dan akan berulang lagi baru 284 tahun lagi. Jadi tidak mungkin ada manusia mengalaminya dua kali," kata profesor riset ini.
Namun penampakan Mars saat itu juga tidak bisa dibilang mirip bulan. Dilihat dari ukurannya saja, sudah sangat berbeda. "Hanya tampak titik cahaya seperti bintang cemerlang. Itu pun masih kalah dengan Bintang Kejora (Venus purnama)," kata Thomas.
(ken/nrl)











































