"Forum ini adalah sidang bersama di era reformasi, sungguh hari yang istimewa, anggota DPD dan DPR meletakkan tradisi baru dalam berdemokrasi dan berbangsa dan bernegara," kata Presiden SBY mengawali pidatonya.
Presiden SBY menyampaikan hal itu dalam pidato kenegaraannya menyambut HUT ke-65 RI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (16/8/2010).
Sebelumnya, pada masa kepemimpinan Agung Laksono, DPR selalu keberatan menggelar sidang bersama setiap mendengarkan pidato pengantar nota keuangan RAPBN oleh Presiden SBY alias joint session. Padahal DPD di bawah kepemimpinan Ginandjar Kartasasmita selalu berupaya menggelar sidang bersama.
Mungkin karena saat ini Ketua DPR Marzuki Alie adalah kader Partai Demokrat, dan Ketua DPD Irman Gusman yang dikenal memiliki kedekatan khusus dengan SBY, sehingga keinginan sidang bersama ini bisa digelar. Dengan adanya sidang bersama ini, keuangan negara bisa dihemat dan SBY tidak perlu berkali-kali menyampaikan pidato yang sama di Gedung wakil rakyat di Senayan.
(yid/nrl)











































