"Sudah diserahkan ke Densus 88. Karena pengawalannya semua kepada Densus 88," ujar Wakasatreskrim Polres Jakarta Selatan AKP Damanik saat dihubungi detikcom, Senin (16/8/2010) pukul 08.30 WIB.
Namun Damanik enggan menjawab apakah penyerahan ketiga pemuda yang biasa bekerja di Mal Ambasador ini sudah dipastikan terkait terorisme sehingga ditangani oleh Densus 88 atau hanya sekadar pemeriksaan saja. "Nanti saja, saya lagi di Polda," elaknya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada 2009 lalu, tersangka terorisme Syaifudin Zuhri pernah menyurvei hotel mewah itu. Syaifudin merekam kedua 'calon pengantin' dengan latar belakang target pengeboman yakni Hotel Ritz-Carlton. (gus/nrl)











































