"Bila perlu, diteliti lebih jauh bila dianggap sangat signifikan," ujar anggota Pansel, Erry Riyana Hardjapamekas saat dihubungi detikcom, Senin (16/8/2010).
Erry mengaku sangat terbantu dengan temuan dari ICW. Hasil investigasi ini, nantinya juga akan disinergikan dengan temuan dari MAPPI serta beberapa lembaga negara yang sudah digandeng untuk melacak rekam jejak seluruh calon yang ada.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan soal adanya dugaan plagiasi tugas kuliah saat S2 salah satu calon, Erry menilai itu adalah pelanggaran berat. Erry berjanji, seluruh temuan yang ada akan menjadi bahan penilaian mereka.
"Semuanya tentu akan mempengaruhi penilaian dengan kadar yang berbeda, dan juga bergantung pada validitas temuan," tandasnya.
Hasil investigasi singkat ICW, menemukan ada calon-calon pimpinan KPK yang bermasalah. ICW menemukan. salah satu anak calon pernah menjadi pengguna narkoba. Calon dan Istri juga diketahui pernah menerima Dana Abadi Umat (DAU) tahun 2000 untuk melaksanakan ibadah Umroh.
(mok/asp)











































