Jepang Akui Buat Kehancuran Besar di Asia

65 Tahun Akhir PD II

Jepang Akui Buat Kehancuran Besar di Asia

- detikNews
Senin, 16 Agu 2010 01:52 WIB
Tokyo - Perdana Menteri Jepang, Naoto Kan berjanji untuk tidak terlibat perang lagi dan akan memberikan kontribusi untuk perdamaian dunia. Kan juga mengakui negaranya telah membuat kehancuran besar di Asia dalam Perang Dunia II (PD II) silam.

"Negara kita mengakibatkan kerusakan besar dan rasa sakit pada orang-orang di negara-negara di Asia dalam perang," ujar Kan dalam upacara pemerintah Jepang memperingati akhir PD II di aula Nippon Budokan, Tokyo Chiyoda Ward seperti dilansir japantoday.com, Minggu (15/8/2010).

"Kami merasakan penyesalan yang mendalam, dan kami memohon perasaan duka cita yang tulus kepada mereka yang menderita dan keluarga mereka," tambahnya.

Kan menghadiri upacara tahunan tersebut untuk memperingati matinya 2.300.000 tentara Jepang dan 800.000 warga sipil dalam PD II. Kan memperingati PD II ini untuk pertama kalinya sejak menjabat perdana menteri pada bulan Juni lalu.

"Kami memperbarui janji kami untuk tidak pernah berperang, dan kami berjanji untuk melakukan yang terbaik untuk mencapai perdamaian dunia yang kekal dan tidak pernah mengulangi lagi kesalahan perang," tegas Kan.

Kaisar Akihito, Permaisuri Michiko dan 5.400 orang dari keluarga korban perang serta 1.800 pegawai pemerintah juga hadir. Dalam acara ini, sempat dilakukan prosesi mengheningkan cipta selama 1 menit untuk menghormati para jenazah.

Pada kesempatan tersebut, Kaisar Akohito juga menyatakan, "Dalam runtutan sejarah, saya benar-benar berharap bahwa trauma perang tidak akan terulang dan bersama dengan semua orang Jepang, saya memberikan penghargaan yang tulus kepada mereka yang kehilangan mereka tinggal di medan perang dan mengalami kerusakan akibat perang." (asp/mok)


Berita Terkait