Hidrolik Garuda Rusak, 4 Menteri 'Terdampar' di Bandara Minangkabau

Hidrolik Garuda Rusak, 4 Menteri 'Terdampar' di Bandara Minangkabau

- detikNews
Minggu, 15 Agu 2010 14:28 WIB
Hidrolik Garuda Rusak, 4 Menteri Terdampar di Bandara Minangkabau
Jakarta - Pesawat Garuda Indonesia yang sedianya ditumpangi 4 menteri rusak di Bandara Internasional Minangkabau, Sumbar. Akibatnya 4 menteri "terdampar" di ruang tunggu bandara.

"Tadi kita sudah naik pesawat, tiba-tiba dikabari kalau hidrolik ban rusak. Jadi kita turun lagi," kata Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi saat dihubungi detikcom, Minggu (15/8/2010) pukul 14.00 WIB.

Gamawan menjelaskan, saat para penumpang sudah 15 menit duduk di dalam pesawat, pilot turun melakukan pengecekan dan ternyata ditemukan ada hidrolik ban yang bocor. "Bagus juga, untung dicek lagi," pujinya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pesawat tersebut terdapat 4 menteri yakni Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar, Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri dan Menteri Dalam Negeri Gamawan fauzi.

Menurut Gamawan, saat ini Garuda masih menunggu teknisi dari Jakarta untuk memperbaiki kerusakan tersebut. "Jadi kemungkinan kalau pesawat diganti paling cepat pukul 17.45 WIB. Kalau tunggu diperbaiki paling pukul 19.00 baru bisa berangkat," kata dia.

Keberangkatan empat menteri tersebut ke Padang dalam rangka melantik Gubernur Sumatera Barat yang berasal dari PKS.
"Tadi pelantikannya sudah selesai makanya kita langsung ke bandara untuk pulang," katanya. Pelantikan itu juga dihadiri Menkominfo Tifatul Sembiring. Namun Tifatul berangkat dengan pesawat berbeda yaitu Lion Air.

Irwan Prayitno-Muslim Kasim menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar periode 2010-2015. Pasangan yang diusung PKS tersebut berhasil meraih 32,44 persen suara dalam Pemilukada Sumbar yang digelar 30 Juni 2010 lalu.
(ayu/nrl)


Berita Terkait