Insiden pertama bertempat di area Aab-e-Gum, 75 kilometer tenggara Quetta, ibukota provinsi Baluchistan, Jumat malam waktu setempat.
"Sekelompok terdiri dari 30-50 orang bersenjata menghentikan bus di area Aab-e-Gum, mengeluarkan penumpang dengan ujung laras senapan dan menembak mati sepuluh dari mereka," kata pejabat tinggi provinsi Departemen Dalam Negeri, Akbar Hussain Durrani, seperti dilansir AFP, Sabtu (14/8/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam insiden berikutnya, dua orang bermotor membunuh 6 orang di Kota Quetta, Sabtu waktu setempat. Hal ini disampaikan pejabat senior kepolisian Hamid Shakeel.
Sejauh ini, tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan ini. Kekerasan sedang melonjak di Baluchistan yang merupakan perbatasan Afghanistan dan Iran.
Sebelumnya, tiga orang pekerja sosial dari US Mercy Corps dan sopirnya diculik di distrik Qila Saifullah, 200 km dari Quoeta, pada Februari lalu. Belakangan sopir dibunuh, namun pekerja dilepaskan pada Juli dalam kondisi sehat. Pembebasan setelah 5 bulan itu adalah hasil negosiasi antara penculik dan tetua suku setempat.
(lrn/lrn)










































