Din Syamsuddin Protes Cara Penangkapan Ba'asyir oleh Polri

Din Syamsuddin Protes Cara Penangkapan Ba'asyir oleh Polri

- detikNews
Sabtu, 14 Agu 2010 13:18 WIB
Jakarta - Cara penangkapan Abu Bakar Ba'asyir yang diduga terkait tindak pidana terorisme oleh pihak Kepolisian kembali mendapat protes. Cara penangkapan tersebut dinilai tidak beralasan.

"Cara penangkapan (Ba'asyir) sungguh-sungguh cara-cara yang tidak ada alasan melakukan itu terhadap tokoh," tegas Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, kepada wartawan di Warung Daun Cikini, Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (14/8/2010).

Menurut Din, cara-cara tersebut bisa ditolerir jika dilakukan terhadap gembong teroris seperti Noordin M Top dan Dr Azhari yang diduga mempersenjatai diri dengan bom maupun senjata api. Tapi tidak demikian halnya jika dilakukan terhadap seorang tokoh seperti Ba'asyir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tapi untuk Abu Bakar Ba'asyir seorang tokoh ulama yang baru pulang dari pengajian dari tabligh akbar, akan menjadi trauma bagi da'i dan mubaligh lainnya," tuturnya.

Meskipun tidak setuju dengan cara penangkapan tersebut, Din menyatakan dirinya tidak bermaksud menghalangi upaya pemberantasan terorisme.

"Saya protes penangkapan itu, tapi bukan berarti menghalang-halangi upaya pemberantasan terorisme," jelasnya.

Din menyatakan, dirinya sangat mendukung aksi pemberantasan terorisme. Menurutnya, terorisme itu musuh negara dan juga musuh agama. Tidak ada satu agama apapun yang membenarkan terorisme.

Namun, lanjut Din, dalam pemberantasan terorisme itu, aparat hukum dalam hal ini penegak kepolisian, harus tetap mengindahkan aturan-aturan hukum itu sendiri.

"Termasuk hak-hak asasi manusia dan termasuk juga budaya-budaya di Indonesia. Dan terutama pada cara (penangkapan)," tandasnya.

(nvc/gah)


Berita Terkait