"Sekitar pukul 02.00 WIB dini hari ini, Lukman lagi tidur di lapak tempat dia berjualan dan Jaenal datang menghampiri sambil bawa golok. Tiba-tiba saja golok ditusuk ke perut Lukman oleh Jaenal," ujar saksi mata Lutfi di Jl Rawa Belong, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (13/8/2010).
Melihat itu, pedagang lain melerai bahkan ada yang memukul tangan pelaku dengan kayu. Namun golok tidak jatuh karena sudah diikat tali di tangan Jaenal.
Tidak puas dengan tindakannya, Jaenal membacok tangan dan leher Lukman. Lalu Jaenal melarikan diri dengan taksi namun jarak 10 meter dari lokasi, Jaenal naik mikrolet.
Lukman pun dilarikan ke RS Patria IKKT Palmerah Jakbar. Namun, nyawanya tidak bisa diselamatkan.
Lutfi mengatakan, tindakan Jaenal terhadap Lukman dikarenakan dendam. Lukman selalu telat membayar bunga yang dibelinya dari Jaenal.
"Lukman suka mengambil bunga ke Jaenal (distributor). Tapi bayar selalu telat bahkan tidak pernah bayar. Itu yang membuat Jaenal sakit hati," kata Lutfi.
Kapolsek Kebon Jeruk Kompol Ari Wibowo juga menyatakan, untuk sementara motif ditusuknya Lukman oleh Jaenal karena dendam.
"Tapi kita masih terus melakukan penyelidikan. Kita sudah periksa saksi, dan kita masih mengejar pelaku," tutur Ari.
(nik/fay)











































