Eks JI Yakin Dana Ba'asyir Tak Hanya dari Indonesia

Eks JI Yakin Dana Ba'asyir Tak Hanya dari Indonesia

- detikNews
Jumat, 13 Agu 2010 13:42 WIB
Jakarta - Amir Jamaah Anshorut Tauhid (JAT) Abu Bakar Ba'asyir ditangkap polisi karena mengumpulkan dana untuk aksi di Aceh. Ditengarai aliran uang bukan hanya dari Indonesia, tetapi juga dari luar negeri.

"Saya yakin kalau yang menyumbang bukan hanya dari dalam negeri, tetapi juga dari luar negeri," kata mantan pimpinan Jamaah Islamiyah (JI) Nasir Abas saat dihubungi detikcom, Jumat (13/8/2010).

Nasir menjelaskan, Ba'asyir dahulu saat masih di JI juga merupakan guru dan pemimpin baginya. Nasir menambahkan, apa yang disampaikan Ba'asyir adalah titah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dia itu amir, pemimpin, artinya jadi panutan. Apa yang disampaikan dia inginkan tentu harus disetujui," terangnya.

Kapasitas dan pengaruh Ba'asyir ini, lanjut Nasir, diakui bukan hanya oleh kelompok yang ada di Indonesia, tetapi juga di luar negeri. Tidak heran kemudian kalau Ba'asyir mudah mendapatkan dana.

"Kelompok yang di Malaysia dan Singapura masih berkiblat kepada Ustadz Abu. Dia juga dipandang sebagai ulama," tutupnya.

Sebelumnya Achmad Michdan, pengacara Ba'asyir, menepis tudingan kliennya menjadi pengumpul dana. "Tidak benar klien saya terlibat," tandasnya saat dihubungi detikcom.

(ndr/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini