Kompolnas Setuju Rekam Jejak Calon Kapolri Dinilai Publik

Kompolnas Setuju Rekam Jejak Calon Kapolri Dinilai Publik

- detikNews
Jumat, 13 Agu 2010 11:59 WIB
Jakarta - Pergantian pucuk pimpinan Polri tinggal menunggu hari. Sejumlah nama sudah dikantungi Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas). Muncul desakan agar proses pemilihan berjalan transparan seperti halnya pimpinan KPK. Kompolnas mengaku oke-oke saja.

"Setuju, kita sangat setuju. Biar masyarakat yang menilai nantinya," ujar anggota Kompolnas, Novel Ali, pada detikcom, Jumat (13/8/2010).

Akademisi Undip ini mengakui, dengan diungkap ke publik justru akan banyak laporan yang masuk, termasuk soal rekam jejak para calon.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu juga membantu Presiden menggunakan hak prerogatifnya. Nanti kan ada laporan masyarakat yang masuk," imbuhnya.

Namun sayangnya, Novel masih belum bisa mengungkapkan nama-nama calon Kapolri yang sudah dipegang Kompolnas dengan alasan itu kewenangan Polri.

Berdasarkan informasi, nama-nama itu sudah diserahkan ke Presiden SBY. Saat ini ada 8 nama calon Kapolri, beberapa di antaranya berpangkat bintang dua seperti Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Timur Pradopo dan Kapolda Sumut Irjen Pol Oegroseno.

Sedangkan calon lainnya yang berpangkat bintang tiga yakni, Wakapolri Komjen Pol Yusuf Manggabarani, Irwasum Mabes Polri Komjen Pol Nanan Soekarna, dan Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Ito Sumardi.

Namun hingga saat ini belum ada pengungkapan ke publik secara resmi siapa saja calon pimpinan Kapolri.

(ndr/nrl)


Berita Terkait