Dari rilis BMKG yang diterima detikcom, Kamis (12/8/2010), cuaca ekstrem kali ini disebabkan adanya tekanan rendah di Samudera Hindia sebelah barat Bengkulu, yang mempengaruhi aktivitas pertumbuhan awan hujan di wilayah Pantai Barat Sumatra, Sumatra bagian Tengah dan Selatan, Jawa bagian Barat dan Kalimantan bagian Selatan.
Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat, petir dan angin kencang adalah Banten, Jabar, Jateng bagian Selatan, Jabodetabek, Sulteng bagian Selatan dan Timur, Sulbar bagian Selatan, Sulsel bagian Utara, Maluku Tenggara, Papua Barat, Papua bagian Tengah dan Selatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(gun/mad)











































