"Itu buatan teman saya. Dia telah meminta izin kepada saya sebelumnya. Saya selaku keluarga juga mengizinkan karena memang dia berniat baik untuk menunjukkan simpatinya kepada kasus pendzaliman terhadap Ustadz Abu Bakar Ba'asyir," ujar Iim kepada detikcom, Kamis (12/8/2010).
Iim enggan menyebut nama pembuat situs yang disebutnya sebagai teman itu. Dia hanya memastikan bahwa orang tersebut bukan alumni Ponpes Al-Mukmin Ngruki dan juga bukan anggota Jamaah Ansharut Tauhid (JAT)). Iim hanya menyebut temannya itu sebagai orang yang simpati pada perjuangan ayahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(djo/djo)










































