Salah seorang anggota KTKL, Sahala Sianipar mengatakan, penyerangan terjadi saat belasan anggota kelompok tani sedang mendirikan tugu proklamasi sebagai persiapan menyambut peringatan 17 Agustus, sekitar pukul 17.00 WIB. Tugu itu dipasang di pintu masuk menuju lahan sawit yang diklaim milik PT. Sawita Ledong Jaya.
Β
Tiba-tiba sekelompok orang tak dikenal datang melakukan penyerangan. Akibatnya, Besman Sianipar (25), tewas terkena sabetan parang. Sedang tiga lainnya, Hotlan Manurung, Anju Sianipar dan Manosor Sihombing, mengalami luka senjata tajam di sekujur tubuh.
Para korban mengalami luka sabetan parang pada bagian pinggang, jari tangan putus dan luka tusukan di beberapa bagian tubuh.
Β
"Korban mendapat perawatan intensif di Klinik Melfa, Aek Kanopan, beberapa kilometer dari lokasi kejadian," kata Sahala Sianipar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(rul/nwk)











































