"Donny akan diperiksa hari ini," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol, Boy Rafli Amar kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (11/8/2010).
Menurut Boy, dua saksi dari pihak PT Toyindo Perkasa juga sudah diperiksa polisi. Namun hingga kini, lanjut Boy, polisi belum mengetahui penyebab meledaknya kembang api yang tadinya akan dimusnahkan di empang di Kapuk ini.
"Masih kita dalami," katanya singkat.
Sebelumnya, pada Selasa (10/8/2010) sebuah mobil pick up Daihatsu Zebra meledak di depan Jakarta Distribution Center Pluit. Mobil itu membawa 70 kg kembang api yang kedaluwarsa.
(nik/fay)











































