Kerugian Akibat Gelombang Panas Rusia Ditaksir US$ 7-15 Miliar

Kerugian Akibat Gelombang Panas Rusia Ditaksir US$ 7-15 Miliar

- detikNews
Rabu, 11 Agu 2010 14:25 WIB
Kerugian Akibat Gelombang Panas Rusia Ditaksir US$ 7-15 Miliar
Moskow - Pemerintah Rusia mulai menghitung kerugian akibat gelombang panas yang melanda negeri itu. Para ahli ekonomi mengatakan, cuaca ekstrem yang terburuk di Rusia dalam 1.000 tahun tersebut akan menyebabkan kerugian miliaran dolar.

Pemerintah butuh waktu berbulan-bulan untuk merilis estimasi resmi mengenai kerugian akibat gelombang panas. Namun menurut beberapa pakar ekonomi, bencana tersebut mungkin menimbulkan kerugian sekitar US$ 7-15 miliar.

Jumlah tersebut berasal dari kerugian di sektor pertanian, industri dan jasa. Jumlah tersebut belum memperhitungkan kerugian tak langsung yang berasal dari lonjakan kematian dan penyakit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikatakan Alexander Morozov, kepala ahli ekonomi Bank HSBC di Rusia, gelombang panas termasuk kebakaran hutan, kekeringan dan kabut asap yang melanda Rusia akan menjadi faktor penting penurunan pertumbuhan negara. Padahal tadinya Rusia baru mulai pulih dari krisis ekonomi.

"Pertumbuhan ekonomi di Rusia saat ini lamban dan gelombang panas akan menyebabkan kelambanan lebih jauh," kata Morozov kepada kantor berita AFP, Rabu (11/8/2010).

Akibat gelombang panas ini, beberapa perusahaan industri terkemuka Rusia telah menghentikan proses produksi. Tujuannya supaya para pekerja mereka tidak mengalami konsekuensi tingginya suhu udara. Para pekerja pun diliburkan.

Gelombang panas ini telah menimbulkan kebakaran hutan yang luas. Menurut angka resmi pemerintah, 52 orang tewas akibat kebakaran tersebut.

Namun pimpinan otoritas kesehatan Moskow, Andrei Seltsovsky mengumumkan, angka kematian per hari di kota tersebut kini telah melonjak dua kali lipat dari 350 orang menjadi sekitar 700 orang. (ita/fay)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini