"Pemusnahan kembang api dilakukan dua hari," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Boy Rafli Amar kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (11/8/2010).
Menurut Boy, 1.600 kembang api telah dimusnahkan pada tahap pertama. Pada pemusnahan itu tidak ada insiden apa-apa.
"Karena sudah larut masih tersisa 1.760 lagi," kata dia.
Kembang api milik PT Toyindo Perkasa itu, lanjut Boy, berada di bawah pengawasan satuan Pengawasan Senjata dan Bahan Peledak (Wasendak) Direktorat Intelkan Polda Metro Jaya. Kembang api itu dinyatakan memang sudah kedaluwarsa.
"Yang meledak yang di bak mobil, dan mesiunya belum dipisahkan," kata Boy.
(nik/fay)











































