TPM: Ba'asyir Memang Orang Kampung Tapi Tidak Bodoh

Dituduh Mau Ganti Dasar Negara

TPM: Ba'asyir Memang Orang Kampung Tapi Tidak Bodoh

- detikNews
Rabu, 11 Agu 2010 07:12 WIB
Jakarta - Polisi menuduh Amir Jamaah Anshorut Tauhid (JAT), Abu Bakar Ba'asyir akan mengganti dasar negara lewat serangkaian aksi teror. Guna melakukan niatan itu, sejumlah pelatihan militer digelar Ba'asyir. Tim Pembela Muslim (TPM) pun menertawakan tuduhan polisi itu.

"Ba'asyir memang orang kampung. Tapi tidak bodoh. Kami tersinggung dengan tuduhan itu," ujar pengacara Ba'asyir dari TPM, Mahendradatta kepada detikcom, Selasa (10/8/2010) malam.

Menurut Mahendra, Ba'asyir tentu tidak sebodoh itu mau melawan TNI dan polisi yang jumlahnya ratusan ribu untuk mengganti dasar negara. Apalagi menurut Mahendra, polisi menuduh pengikut Ba'asyir yang telah dilatih hanya sekitar 50 orang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Masa pikirannya sebodoh itu, 50 orang mau melawan ratusan ribu TNI dan Polri," jelas Mahendra.

Mahendra menjelaskan, Ba'asyir memang punya niat ingin mengganti dasar negara. Tapi bukan dengan cara kekerasan melainkan dengan cara konstitusional. Hal itu pernah disampaikan Ba'asyir saat bertemu dengan Ketua MPR Taufiq Kiemas beberapa waktu lalu.

"Jadi tidak setolol itu mau ganti dasar negara dengan perang," tutupnya.
(rdf/nvc)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads