"Ada Abu Tholut dengan pasukan bersenjatanya, ada Umar Patek, ada Upik Lawanga, masih banyak yang harus kita hadapi," kata BHD di kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakpus, Selasa (10/8/2010).
Karena itu sejumlah tersangka ditangkap, ini dilakukan agar negara bisa tenteram, aman, dan damai. "Jangan ada korban. Kita mendahului jangan juga kita dicurigai," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mabes Polri, Markas Brimob Cikeruh. Ada juga 3 kedutaan besar, ada juga 2 hotel yang tidak kami sebutkan. Ada juga kegiatan 17 Agustus," imbuhnya.
Rangkaian kegiatan yang dilakukan di Aceh itu, lanjut Kapolri merupakan gabungan kegiatan dari beberapa kelompok yang akan mendeklarasikan Tanzim Al Qaedah Serambi Mekkah di Indonesia dalam struktur yang jelas.
"Dan mereka yang berlatih adalah pelaku-pelaku teror yang ada dalam DPO juga. Dan semuanya mereka mempersiapkan tindakan-tindakan dan gerakan assasination," tutupnya.
(ndr/ken)











































