"Tidak, Presiden tidak melihat ke arah sana (ancaman teror dari Abu Bakar Ba'asyir," kata Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha Kepada detikcom, Senin (9/8/2010) malam.
Julian mengatakan, biarlah kepolisian yang lebih berwenang untuk menjelaskan perihal penangkapan yang dilakukan oleh Polri terhadap Ba'asyir dan 8 orang terduga teroris.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Presiden minta kepolisian menjelaskan ke masyarakat mengenai penangkapan ABB. Ini penting, karena beliau sebagai pimpinan pesantren. Isu teroris perlu dijelaskan sejelas-jelasnya agar masyarakat tidak salah paham," ujarnya.
Sebelumnya, Mabes Polri juga menegaskan kelompok teroris yang tertangkap di Bandung tidak mengincar Presiden SBY. Teroris di Bandung sedang mempersiapkan bom untuk meledakkan Mabes Polri, hotel dan kedutaan asing di Jakarta.
"Kami tidak menemukan data pendukung bahwa sasarannya Pak Presiden. Sebenarnya ada tiga titik tapi tidak fokus untuk mengincar Presiden, tapi karena ingin menjamin keamanan Presiden maka dilakukan pengamanan yang ekstra ketat," ujar Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Edward Aritonang dalam konferensi pers di Mabes Polri.
(anw/mpr)











































