Ketua DKM Masjid Ikhwanul Qarib, Syafruddin Ismail (51) mengatakan sekitar 50 polisi, baik berseragam maupun intel terlihat di sekitar masjid. "Mungkin juga ada dari Densus 88," ujarnya saat ditemui di kediamannya, Jalan Babakan Priangan, Senin (9/8/2010).
Menurut Syafruddin, keberadaan polisi diketahui Ba'asyir. "Namun beliau acuh saja," ujar dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Materi pengajian Ba'asyir menurutnya tidak ada sangkut pautnya dengan teroris. "Ya isi ceramahnya sih seperti gayanya sejak dulu yang berkomitmen menegakkan syariat Islam di Indonesia," ujarnya.
(bbp/anw)











































