Hal tersebut disampaikan oleh salah seorang anak Ba'asyir, Abdurrochim, kepada wartawan saat menghadiri pertemuan dengan sejumlah ustadz di Ponpes Al-Islam Solo, Senin (9/8/2010).
Iim, demikian dia biasa dipanggil, mengungkapkan bahwa pihaknya telah dihubungi oleh TPM yang telah diberitahu Mabes Polri. Kepada TPM, polisi mengatakan bahwa orang-orang yang berada dalam satu mobil dengan Ba'asyir saat ditangkap, termasuk Aisyah, saat ini berada di Polres Banjar, Jawa Barat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, sejumlah ustadz dan anggota TPM yang berkumpul di Ponpes Al Islam menyatakan kecaman terhadap cara polisi menangkap Ba'asyir. Penangkapan di jalanan itu disebut sebagai cara-cara dramatis dan kasar.
"Berkali-kali Ustadz Abu Bakar Ba'asyir menyatakan tidak akan lari dan akan datang jika dipanggil. Seharusnya polisi melakukan cara-cara seperti itu, apalagi beliau kooperatif. Namun polisi lebih senang menempuh cara-cara kasar, seperti yang mereka lakukan terhadap beliau 8 tahun lalu di RS PKU Muhammadiyah Solo," ujar Ustadz Mudzakir, juru bicara para ustadz.
(djo/djo)











































