Tak Boleh Jenguk Ayah, Putri Ba'asyir Menangis

Tak Boleh Jenguk Ayah, Putri Ba'asyir Menangis

- detikNews
Senin, 09 Agu 2010 16:08 WIB
Tak Boleh Jenguk Ayah, Putri Baasyir Menangis
Jakarta - Putri Abu Bakar Ba'asyir, Endang, menangis di Mabes Polri. Endang sedih karena tidak diperbolehkan menjenguk ayahnya yang ditangkap Densus 88 karena diduga terkait terorisme.

"Saya tidak diberi izin, mereka terlalu sulit," kata Endang usai mencoba menjenguk ayahnya di Bareskrim Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (9/8/2010).

Endang yang mengenakan cadar berwarna biru tua itu yakin ayahnya tidak tersangkut dengan jaringan teroris. Perempuan yang datang ditemani satu orang kerabatnya itu yakin, penangkapan ayahnya hanya rekayasa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya yakin Bapak tidak bersalah, saya tahu persis," kata Endang dengan suara serak.

Endang mengaku sakit hati dengan penangkapan ayahnya. Namun dirinya tidak bisa berbuat apa-apa selain berdoa. "Saya sakit, Bapak saya diambil terus, dia punya apa? Dia hanya punya iman, kekuatan dia hanya dari Allah," katanya.

"Ya Allah, jadikan air mata saya sebagai senjata," kata Endang sedih.

Sebelumnya Ba'asyir ditangkap Densus 88 di daerah Banjar saat hendak pulang ke Solo. Polisi mengklaim, Ba'asyir terlibat dengan kelompok teroris di Aceh.

Polisi mengaku memiliki bukti keterlibatan Ba'asyir itu. Namun polisi belum mau membukanya.
(ken/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads