"Saya hanya mewakili teman-teman mengenai perbincangan di Twitter, mengenai kegiatan FPI di bulan puasa. Saya juga sudah menerima 500 e-mail, mereka menanyakan mengenai kejadian di Bekasi soal sweeping FPI. Image seperti ini sudah terlanjur terbentuk, oleh karena itu daripada su'udzon saya klarifikasi," ujar Fahira saat ditemui Ketua FPI Habib Rizieq di markas FPI, Jl Petamburan III, Jakarta Pusat, Senin (9/8/2010).
Fahira bertandang ditemani 10-an perempuan berkerudung, termasuk Pemred ANTV Uni Z Lubis.
Rizieq menyambut positif niat baik Fahira. Rizieq meyakinkan Fahira bahwa masukannya akan digunakan sebagai bahan refleksi FPI.
"Kalau memang ada aspirasi dalam bentuk 500 e-mail, FPI terbuka untuk melakukan introspeksi," janji Rizieq yang ditemani istrinya.
Rizieq menegaskan, tidaklah tepat FPI diidentikkan dengan kekerasan. Rizieq mengimbau agar masyarakat tidak terus menilai demikian.
"Saya minta pengguna twitter dan facebook untuk cermat," pinta Rizieq.
Rizieq juga menandaskan, FPI tidak berniat melakukan sweeping di bulan Ramadan. FPI hanya akan melakukan sweeping jiga diminta bantuan oleh pemerintah DKI.
"Soal sweeping itu adalah wewenang pemda yang pelaksanaannya dilakukan Satpol PP dan masyarakat tidak boleh. Tapi kalau pemda yang meminta, kami bersedia membantu," terangnya.
(van/nrl)











































