Firman, anggota JAT dan 3 rekannya menunggu untuk bertemu Ba'asyir di depan Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (9/8/2010).
"Ini baju koko 1 stel, sarung, dan kaos dalam buat ustadz. Memang ustadz juga minta," kata Firman (37), anggota JAT dari Pejaten, Jaksel, ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Firman mengaku kecewa Ba'asyir ditangkap. "Ustadz bukan DPO. Ustadz jelas keberadaannya. Ustadz dijemput di jalan dari Pondok Pesantren Nurul Salam di Ciamis ke Solo pukul 07.00 WIB," papar dia.
"Ini bukan penangkapan, ini penculikan karena tidak ada surat pemberitahuan," lanjut Firman.
(aan/nrl)











































