"Bagaimana Anda bisa berpikir saya akan menerima orang ini datang ke sini? Anda sebaiknya menarik dia, Obama," cetus Chavez dalam acara televisi dan radio mingguannya, 'Alo Presidente' seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (9/8/2010).
Chavez menolak Palmer sebab belum lama ini Palmer melontarkan pernyataan mengenai meningkatnya pengaruh Kuba dalam militer Venezuela, yang menurutnya sangat rendah dalam moralitas dan profesionalisme.
Palmer juga mengatakan ada ikatan jelas antara gerilyawan sayap kiri Colombia dan pemerintahan Chavez.
Kementerian Luar Negeri Venezuela pekan lalu memprotes statemen Palmer tersebut. Venezuela menyebutnya sebagai gangguan dan intervensi
Venezuela pun meminta pemerintah AS memberikan penjelasan sebelum Palmer disahkan dalam posisi barunya.
Dicetuskan Chavez, Palmer tak bisa datang ke Venezuela sebagai Dubes. "Dia mendiskualifikasi dirinya sendiri dengan melanggar semua aturan diplomasi. Dia membuat kacau dengan kita semua. Dia tak bisa datang ke sini," kata Chavez.
"Hal terbaik yang bisa dilakukan pemerintah AS adalah mencari kandidat lain," tandasnya.
(ita/nrl)











































