"Proses belajar mengajar di Ngruki berjalan normal. Para santri beraktivitas seperti biasa," ujar salah satu pengasuh Ponpes Al-Mukmin Ngruki, Endro Sudarsono, kepada detikcom di Ponpes Ngruki, Solo, Jawa Tengah, Senin (9/8/2010).
Endro menyampaikan semua santri sudah diberitahu kabar penangkapan Ba'asyir. Namun demikian semua santri tetap bersedia belajar seperti hari biasanya.
"Karena kami punya ratusan pengasuh sehingga aktivitas tidak terganggu," terang Endro.
Sebelumnya diberitakan Ba'asyir ditangkap oleh Kepolisian terkait terorisme. Ba'asyir ditangkap di Banjar Patroman (dulu bagian Ciamis), Jabar, di tengah perjalanan pulang ke Solo usai keperluan keluarga di Bandung dan mengikuti sejumlah pengajian. (van/lh)











































