"Kami juga ikut berduka atas meninggalnya Mbah Tardjo. Beliau sosok yang mudah bergaul dan dekat dengan kami. Selamat jalan, Mbah," kata Ketua FPKB Marwan Jafar kepada detikcom, Minggu (8/8/2010).
Menurut Ketua DPP PKB ini, Mbah Tardjo juga sosok yang selalu memberi nasihat kepada para juniornya di DPR. Bahkan dalam beberapa kesempatan, Mbah Tardjo selalu membuat warna baru dalam sidang-sidang di DPR.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Marwan pun mengakui kehebatan Mbah Tadjo dalam hal komunikasi dan kemampuannya merokok yang tiada tanding. "Beliau itu kalau ngobrol enak, santai dan cepat akrab. Lebih lagi merokoknya beliau itu tidak ada bandingannya," tegasnya.
Seperti diketahui, Mbah Tardjo dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 17.45 WIB di RS Fatmawati, Jaksel. Mbah Tardjo meninggal setelah mengidap penyakit komplikasi cukup lama. Rencananya Mbah Tardjo akan dimakamkan di tanah kelahirannya, Yogyakarta.
(yid/fay)











































