"Selama hidup, istri lebih banyak memikirkan akhirat, sudah tidak memikirkan dunia, dia sudah cukup bekal untuk meninggalkan dunia. Harus mengikhlaskan," kata Sutjipto saat berbincang dengan wartawan di kediamannya, di Jalan Bukit Golf utama PB-02, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Minggu (8/8/2010) dini hari.
Ia mengatakan, firasat kepergian sang istri datang di pekan terakhir. Sutjipto dan Nurani saling mengisi waktu mengunjungi berbagai tempat.
"Selama kunjungan kerja saya selalu sendiri, hanya terakhir ini saya ke Yogya, Denpasar, sampai Manado baru pertama kali ini saya berdua dengan istri setelah masa reses," tutur Sutjipto.
"Sebelumnya tidak pernah saya bersama keluarga," imbuhnya.
Ia mengatakan, kunjungan kerja Komisi III DPR RI ke Sulawesi Utara berlangsung dua hari, Kamis dan Jumat kemarin. "Minggu besok seharusnya kita akan pulang," katanya.
Wahyu Nurani tewas dalam peristiwa perahu yang ditumpangi anggota DPR dihempas ombak besar di perairan Bunaken. Selain Wahyu Nurani, mantan Ketua KPUD Jabar Setia Permana juga tewas dalam peristiwa tersebut.
(ahy/mok)










































