"Ini DPR memperkaya diri sendiri. Mereka mencari jalan agar mendapat penghasilan tambahan dengan jalan lain," ujar peneliti ICW, Emerson Junto, usai acara diskusi di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (7/8/2010).
Emerson selama ini melihat proses pengadaan barang di DPR tidak transparan. Dia khawatir buntut dari pengadaan rumah aspirasi yang tidak transparan mengarah praktik korupsi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk itu, Emerson berharap DPR terbuka kepada masyarakat di dalam setiap tahapan jika rencana ini direalisasikan. Rencana ini hanya bisa diteruskan jika masyarakat menyetujui.
"Dia harus melaporkan pertanggungjawaban, kita khawatir ini cuma upaya buat memperkaya diri sekaligus mendekatkan diri kepada masyarakat agar terpilih lagi," tandasnya.
(van/lh)











































