Tika didampingi orangtuanya menyambangi Gedung Pelni di Jalan Angkasa, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (6/8/2010). Ayah Tika masuk ke Gedung Pelni untuk mencari Edi.
"Sampai sekarang, suami saya belum ditemukan. Saya telepon sampai sekarang tidak diangkat-angkat," kata Tika yang terbalut kaos warna abu-abu dan celana jeans dengan wajah harap-harap cemas.
Menurut dia, Edi terakhir mengirim SMS yang isinya memberitahu telah sampai di kantor pada pukul 08.15 WIB.
"Kata temannya, dia sesaat setelah kejadian telepon dan bilang ada di lantai 10. Dia kerja di lantai 10 sebagai teknisi dan punya ruang sendiri. Tadi katanya, sempat ketemu tetapi setelah dikonfirmasi bukan dia, orang lain," papar Tika yang baru menikah setahun lalu.
Tika mengatakan, Edi berperawakan gemuk, dan kepalanya agak botak.
"Saya ingin dia selamat biar saya tenang," kata Tika dengan mata berkaca-kaca.
Pengamatan detikcom, petugas medis membawa tenda dan masuk ke dalam lobi gedung Pelni. Wartawan dilarang masuk.
(aan/nrl)











































