Membuat Macet, Putaran Jalan di Jakarta Akan Dievaluasi

Membuat Macet, Putaran Jalan di Jakarta Akan Dievaluasi

- detikNews
Jumat, 06 Agu 2010 12:41 WIB
Jakarta - Kepolisian Daerah Metro Jaya bersama dengan Dinas Perhubungan akan mengevaluasi sejumlah putaran jalan (U-turn) di Jakarta. Sedikitnya ada 45 hingga 50 putaran yang akan ditertibkan.

"Sejumlah putaran akan dievaluasi karena dari ruas jalan yang ada di rambu itu (putaran) terpantau mengganggu arus lalulintas," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Boy Rafli Amar rrkepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (6/8/2010).

Selain itu, kata dia, putaran itu mengakibatkan penyempitan ruas jalan. "Sehingga laju kendaraan menjadi tersendat," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut dia, putaran akan ditambah jaraknya lebih jauh dari lampu merah. "Kalau mau balik arah harus nambah jarak beberapa kilometer sehingga potensi kemacetan bisa direduksi," kata Boy.

Boy mengharapkan, kemacetan dapat direduksi hingga 20 persen. "Paling tidak 20 persen berkurang sehingga kemacetan dan penyempitan kendaraan berkurang," ujar Boy.

Dikatakan dia, evaluasi akan dilakukan setiap tahun. Putaran yang dievaluasi diprioritaskan pada jalur yang mengakibatkan deadlock.

"Seperti putaran yang ada di Jalan HR Rasuna Said. Jumlahnya sekitar 40-50 putaran," katanya.

Putaran yang sering mengakibatkan kemacetan dan penyempitan itu di antaranya berada di samping gedung Indosat Patung Kuda yang mengarah ke Tanah Abang, Jakarta Pusat. Volume kendaraan yang melintas di putaran itu terpantau cukup padat sehingga mengakibatkan penyempitan ruas jalan.

Selain itu, putaran yang membelah jalan di dekat City Walk, Tanah Abang, Jakarta Pusat juga menjadi penyumbang kemacetan. Kendaraan dari arah Kuningan yang mengarah ke Jalan Jenderal Sudirman melewati putaran itu bertemu di putaran sehingga mengakibatkan kemacetan.

(mei/aan)


Berita Terkait