Campbel bersaksi dalam persidangan Taylor yang didakwa telah melakukan pembunuhan, pemerkosaan dan perbudakan selama perang saudara paling berdarah di Afrika. Dia mengaku mendapatkan berlian-berlian itu dari dua orang pria yang mengetuk pintu kamarnya setelah jamuan makan malam, bulan September 1997 itu.
"Saya melihat batu-batu kecil dalam bungkusan itu. Kelihatannya kotor. Dua atau tiga," ujar Campbell dalam persidangan di Hague, seperti ditulis AFP, Kamis (6/8/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Salah satu diantara mereka bilang 'itu pasti dari Charles Taylor' dan saya jawab 'Ya, saya rasa juga begitu' " ujar model cantik berkulit gelap ini.
Namun Campbell mengaku tidak mengetahui asal usul berlian itu. "Saya bukan ahli berlian dan biasanya berlian itu bersinar dan dimasukan dalam kotak," ujar dia.
Campbel kemudian menyerahkan berlian tersebut pada temannya, Jeremy Ratcliffe, yang bekerja untuk the Nelson Mandela Children's Fund.
Blood Diamond atau berlian berdarah, dinamakan demikian karena untuk mendapatkannya penuh dengan darah. Mantan Presiden Liberia Charles Taylor, memaksa ribuan orang bekerja sebagai budak untuk bekerja di pertambangan berlian. Berlian-berlian ini pun digunakan untuk membeli senjata dan membiayai seluruh perang saudara di Liberia dan Sierra Leone.
(rdf/van)











































