"Teror tabung gas sebagai akibat pelaksanaan program konversi minyak tanah yang gegabah," kata Sekjen PDIP, Tjahjo Kumolo.
Hal itu disampaikan Tjahjo saat membacakan rekomendasi Rakornas PDIP yang digelar di Sentul International Convention Center, Bogor, Kamis (5/8/2010).
Β
Tindakan gegabah itu yakni mengabaikan sosialisasi, mengabaikan pengawasan kualitas tabung, selang dan regulator, serta tanpa disertai penyediaan infrastruktur distribusi gas (LPG).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PDIP juga mendesak pemerintah agar secepatnya menarik tabung gas dan asesorisnya yang tidak memenuhi uji kualitas, melindungi warga masyarakat dari ancaman ledakan lebih lanjut, dan menyediakan asuransi dan ganti rugi atas setiap korban dan kerugian yang terjadi.
"PDI Perjuangan akan melakukan langkah kongkret dengan membantu sosialisasi terhadap penggunaan kompor gas tersebut," kata Tjahjo.
(lrn/rdf)











































