Ical Pahami Daoed Joesoef dan Sitor Menolak Bakrie Award

Ical Pahami Daoed Joesoef dan Sitor Menolak Bakrie Award

- detikNews
Kamis, 05 Agu 2010 21:26 WIB
Ical Pahami Daoed Joesoef dan Sitor Menolak Bakrie Award
Jakarta - Aburizal Bakrie alias Ical memahami sikap mantan Menteri Pendidikan Daoed Joesoef dan budayawan Sitor Situmorang yang menolak Ahmad Bakrie Award (Bakrie Award). Namun, penolakan itu tak membuat Yayasan Ahmad Bakrie untuk tetap memberikan penghargaan kepada keduanya.

"Saya memahami penolakan dari Daoed Joesoef. Namun, penolakan itu tidak mengurangi keputusan kami untuk memberikan penghargaan kepada keduanya atas jasa-jasanya selama ini," kata Ical saat menyampaikan pidato dalam penganugerahan Ahmad Bakrie Award di Balai Sarbini, Jakarta, Kamis (5/8/2010) malam.

Ical - pendiri Freedom Institute dan juga ketua umum DPP Partai Golkar, juga meminta agar Freedom Institute dan panitia penyelenggara tidak perlu berkecil hati terhadap penolakan itu. "Kalian sudah berbuat baik," ujar Ical yang mengenakan baju batik warna biru dan putih. Ical juga menyitir pernyataan Ralph Waldo Emerson, "To be great is to be misunderstood."

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Ical, tradisi pemberian penghargaan seperti Ahmad Bakrie Award merupakan rintisan yang sangat bermanfaat, agar masyarakat Indonesia terpacu untuk berprestasi. "Justru pemberian penghargaan ini harus diperbaiki," ujar Ical yang beberapa kali mendapat tepuk tangan dari para undangan yang hadir.

Bagi Ical, penolakan penghargaan merupakan hal biasa. Bahkan, pernah ada juga seorang penerima nobel juga menolaknya. "Tapi, penghargaan Nobel tetap terus berlanjut," kata Ical. Karena itu, Ical berpesan agar Freedom Institute tetap terus meneruskan pemberian Ahmad Bakrie Award.

Ical juga bersyukur bahwa Bakrie Award sudah memasuki tahun ke delapan. Dia pun juga mengumumkan para peraih penghargaan ini:
- Sitor Situmorang (bidang Kesusasteraan)
- Daoed Joesoef (bidang Pemikiran Sosial)
- S. Yati Soenarto (bidang Kedokteran)
- Daniel Murdiyarso (bidang Sains)
- Sjamsoe’oed Sadjad (bidang Teknologi)
- Ratno Nuryadi (Hadiah Khusus Periset)

Acara yang digelar di Balai Sarbini ini cukup meriah, meski tidak banyak pejabat yang hadir. Acara yang dipandu tiga MC, Aditya Herpavi, Tina Talisa dan Darius Sinathrya itu juga dimeriahkan oleh banyak penyanyi. Antara lain Rossa, Yuni Shara, Vidi Aldiano, Gita Gutawa, dan Nidji.

Selama ini sedikitnya sudah ada empat penerima Bakrie Award yang menolak dan mengembalikan penghargaan tersebut. Yaitu Romo Magniz Suseso, Goenawan Mohamad, Daoed Joesoef, dan Sitor Situmorang. Penghargaan Bakrie Award diselenggarakan oleh Freedom Institute bekerja sama dengan Yayasan Ahmad Bakrie. Ahmad Bakrie merupakan pengusaha yang ulet yang merupakan ayah kandung Aburizal Bakrie.
(asy/rdf)


Berita Terkait