Korupsi di Daerah Bukan Akibat Pemilukada, Tapi Mental Pejabat yang Korup

Korupsi di Daerah Bukan Akibat Pemilukada, Tapi Mental Pejabat yang Korup

- detikNews
Kamis, 05 Agu 2010 15:35 WIB
Jakarta - Ketua DPP PAN Viva Yoga tidak setuju jika dikatakan Pemilukada menjadi penyebab banyaknya korupsi di daerah. Korupsi terjadi karena mental pejabat yang kurang komitmen memegang amanah.

"Pemilukada secara langsung itu proses demokrasi. Saya kira tidak ada kaitannya secara langsung, itu soal mental pejabatnya dan soal amanah," kata Viva kepada detikcom, Kamis (5/8/2010).

Menurut Viva, memang ada beberapa praktek Pemilukada yang merusak karena para calon tidak mengedepankan visi dan misinya, tetapi mengunakan cara transaksional. Namun, masih banyak para pemenang dalam Pemilukada yang murni menjual vigur dan tidak transaksional.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sebenarnya mereka bisa tidak mengunakan uang kalau figurnya kuat dan visinya jelas. Ada banyak bupati yang menang tanpa uang. Memang saat ini selalu diidentikkan dengan siapa yang dananya kuat pasti akan menang," tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, ICW merilis peningkatan korupsi di Indonesia oleh para kepala daerah meningkat cukup tinggi di satu semester pertama 2010. ICW mensinyalir hal ini terjadi karena mahalnya biaya politik dari Pemilukada yang dikeluarkan calon.

(yid/mad)


Berita Terkait