"Penyelenggaraan workshop ini guna berbagi pengalaman terbaik menanggulangi bencana. Indonesia memiliki bukan hanya 'laboraorium' bencana, juga komitmen yang lebih baik menanggulangi kesiapsiagaan bencana," kata kepala badan PBB yang mengurusi soal kemanusiaan Indonesia, Ignacio Leon-Garcia, di sela-sela workshop di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (5/8/2010).
Menurutnya, Indonesia termasuk yang paling cepat saat menanggapi bencana seperti banjir, gempa bumi atau kekeringan. Bahkan, ia memuji langkah pemerintah yang melembagakan penanganan bencana dalam bentuk undang-undang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nantinya, hasil workshop yang berlangsung 2 hari itu akan dibawa ke tingkat yang lebih tinggi dan dipertemukan dengan diksusi serupa di kawasan Afrika, Eropa dan Amerika. Tujuannya untuk membangun kerjasama menangani bencana di level nasional, bilateral maupun di forum PBB.
"Ini penting. Indonesia patut diapresiasi (dalam hal siaga bencana). Tim penanganan bencana banjir yang diterjunkan di Pakistan, menunjukan itu" tegas pria asal Spanyol ini.
(Ari/mad)










































