"Akan tetap ada sekelompok orang yang ingin menggunakan kekerasan," kata Abhisit kepada para wartawan di Bangkok.
Diimbuhkan Abhisit, tak ada informasi sepesifik mengenai kapan serangan-serangan itu akan terjadi. "Kita harus waspada," imbuhnya seperti dilansir AFP, Kamis (5/8/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah Thai menegaskan, serangan-serangan bom di Bangkok tersebut merupakan justifikasi untuk terus menerapkan status keadaan darurat di Bangkok. Keadaan darurat tersebut mulai diberlakukan saat aksi protes antipemerintah yang berakhir Mei lalu.
Sebanyak 90 orang tewas dan 1.900 orang lainnya terluka dalam aksi demo yang berlangsung berminggu-minggu itu.
Bulan lalu, dua granat meledak dalam serangan terpisah di jantung ibukota Bangkok hingga menewaskan satu orang dan melukai 11 orang lainnya. Tak ada yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Kubu oposisi menuding kelompok-kelompok pro-pemerintah melakukan serangan granat tersebut guna membenarkan keadaan darurat yang diberlakukan pemerintah.
(ita/nrl)











































