Bogor -
Pemerintah menyediakan anggaran cukup besar untuk program penghijauan kembali hutan-hutan yang gundul. Penggunannya bukan cuma untuk menanam pohon, melainkan juga mencakup pemberdayaan masyarakat sekitar hutan yang mungkin terdampak program tersebut.
Demikian tegas Presiden SBY dalam pengantarnya membuka Rapat Kerja III Presiden-Menteri-Gubernur. Rapat berlangsung di Istana Bogor, Bogor, Jawa Barat, Kamis (5/8/2010).
"Kalau apa yang kita kerjakan buat kepentingan ini berdampak pada masyarakat lokal, maka harus ada bantuan yang sepadan sebab kemungkinan mereka harus mencari mata pencaharian baru," ujar SBY.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dana yang disediakan untuk membiayai program penghijauan kembali hutan tidak hanya berasal dari APBN, tapi juga hibah negara-negara sahabat melalui berbagai skema bantuan. Pengelolaan dana yang jumlahnya cukup besar dengan cakupan yang sangat luas, pemerintah daerah agar melibatkan peran pemuka adat, LSM, dan perguruan tinggi.
"Alirkan dananya secara benar, bukan cuma buat hutan tetapi juga untuk kebaikan rakyat sesuai UU berlaku," tegas SBY.
(lh/mad)