Janji Pemerataan Pembangunan Bali oleh Gubernur Bali Ditagih

Ibukota Bali Diusulkan Dipindah

Janji Pemerataan Pembangunan Bali oleh Gubernur Bali Ditagih

- detikNews
Rabu, 04 Agu 2010 17:57 WIB
Denpasar - Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat kampanye pernah berjanji memeratakan pembangunan. Kini, janjinya tersebut ditagih oleh masyarakat.

Desakan ini disampaikan sekitar 200 orang yang tergabung dalam  Pasementonan Buleleng Bersatu (PBB) di sekretariatnya di Tukad Pancoran, Denpasar, Rabu (4/8/2010).

Anggota Ormas Garda Buleleng Pasek Dibia Atmaja menilai kini saatnya Pastika memeratakan pembangunan di Bali dengan memindahkan ibu kota ke Buleleng. "Dulu Pastika berjanji memeratakan pembangunan di Bali tapi hingga kini belum diwujudkan," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal senada disampaikan pengurus Banser Buleleng Ketut Artha. Ia mengatakan Pastika yang berasal dari Buleleng sudah seharusnya memajukan mantan Ibu Kota Sunda Kecil ini. "Rugi memiliki pemimpin orang Buleleng tapi tidak memikirkan pembangunan secara adil dan merata," kata Artha.

Diketahui, pemindahan Ibukota Bali ke Buleleng untuk menghindari kemacetan di Bali Selatan yang kian parah. Buleleng dinilai layak menjadi ibu kota karena memiliki infrastruktur dan sejarah sebagai pusat pemerintahan Sunda Kecil. 

(djo/djo)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini