Desakan ini disampaikan sekitar 200 orang yang tergabung dalam Pasementonan Buleleng Bersatu (PBB) di sekretariatnya di Tukad Pancoran, Denpasar, Rabu (4/8/2010).
Anggota Ormas Garda Buleleng Pasek Dibia Atmaja menilai kini saatnya Pastika memeratakan pembangunan di Bali dengan memindahkan ibu kota ke Buleleng. "Dulu Pastika berjanji memeratakan pembangunan di Bali tapi hingga kini belum diwujudkan," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diketahui, pemindahan Ibukota Bali ke Buleleng untuk menghindari kemacetan di Bali Selatan yang kian parah. Buleleng dinilai layak menjadi ibu kota karena memiliki infrastruktur dan sejarah sebagai pusat pemerintahan Sunda Kecil.
(djo/djo)










































