Ibukota Bali Diusulkan Dipindah ke Buleleng

Ibukota Bali Diusulkan Dipindah ke Buleleng

- detikNews
Rabu, 04 Agu 2010 16:21 WIB
Denpasar - Wacana memindahkan Ibukota Bali dari Denpasar ke Buleleng menguat. Buleleng menjadi pilihan karena daerah ini memiliki sejarah pernah menjadi Ibukota Sunda Kecil pada masa pemerintahan Soekarno.

Hal ini disampaikan Anggota Dewan Pembina Pasemetonan Buleleng Bersatu (PBB) Ketut Lanang Perbawa Sukawati di sekretariatnya, Jl Tukad Pancoran, Denpasar, Rabu (4/8/2010).

Di samping itu, Buleleng memiliki sejarah yang sangat besar di Bali. Kota Singaraja, Buleleng pernah menjadi Ibu Kota Sunda Kecil. Namun, Ibu Kota Sunda Kecil dipindah pada tahun 1950-an.Β 

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kini saatnya mengembalikan Ibukota Bali ke Buleleng untuk memeratakan pembangunan di Bali. Buleleng telah berpengalaman menjadi pusat pemerintahan," kata Lanang yang juga Ketua KPUD Bali.

Sementara itu, Ketua Forum Alumni KMHDI Buleleng Ketut Udi Prayudi mengatakan Buleleng memiliki geografis dan infrastruktur yang sangat mendukung.

Buleleng telah memiliki bandara perintis Letkol Wisnu dan lahan membangun bandara yang lebih besar dari Bandara Ngurah Rai. Di Buleleng juga terdapat pelabuhan seperti Pelabuhan Buleleng sebagai perdagangan, Pelabuhan Industri Celukan Bawang dan Pelabuhan Perikanan di Sangsit.

"Geografis Buleleng dan insfrastruktur sangat mendukung," kata Prayudi.
(djo/djo)


Berita Terkait