Umur candi bisa dilihat dari warna candi tersebut. Bila berwarna hijau karena tertutup lumut, maka usia objek baru beberapa tahun. Namun bila objek berwarna putih lantaran tertutup karang artinya sudah berusia ratusan atau bahkan ribuan tahun.
"Kalau hijau masih baru. Kalau sudah lama akan dihinggapi kerang jadi putih-putih kayak bunga karang. Makin banyak karangnya berarti makin lama. Kalau nggak ada (karang) berarti baru," kata arkeolog senior Prof Dr Mundardjito saat dihubungi detikcom, Rabu (4/8/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau bangunannya masih utuh berarti baru. Kalau ada yang mirip Ariel, bisa jadi ada juga yang mirip candi. Sengaja dibangun dimirip-miripin. Ada yang memang sengaja dibikin orang atau dengan teknologi," sambung pria yang dikenal sebagai Bapak Arkeolog Indonesia ini.
Disampaikan dia, pura di Bali maupun sebagian besar candi di Jawa Timur dibuat dengan bahan dasar batu bata. Batu bata lebih lapuk daripada batu, sehingga kemungkinan kecil bangunan batu bata dari zaman dulu akan tetap bertahan di bawah laut.
Sementara itu telah terlacak bahwa foto yang beredar di Twitter itu diambil dari perairan Pemuteran, Buleleng, Bali. Di kawasan itu tengah berlangsung proyek pelestarian karang laut.
(vit/nrl)











































