Pria bertubuh tambun itu mendatangi suatu warung karena kehausan. Pria tersebut meminta air hangat. Namun karena tidak ada, dia pun minum teh botolan.
"Baru duduk, minum sedikit, cegukan, terus kejang-kejang. Tiba-tiba kepalanya lemas seperti orang meninggal," ujar saksi mata Obot, di TKP, Selasa (3/8/2010).
Warga sekitar pun mendatangi korban. Mereka akan mengecek apakah korban yang merupakan warga Bekasi Pekayon itu sudah meninggal atau belum. Namun karena kaki pria itu sudah dingin dan denyut nadinya sudah tidak terasa, warga pun melapor polisi.
Obot mengatakan, kejadian itu berlangsung pukul 14.30 WIB. Beberapa menit kemudian, 15 polisi datang dan membawa korban ke RSCM. Botol teh dibawa sebagai barang bukti. Pemilik warung dan penjual burung yang berada di dekat lokasi dibawa serta ke Polsek Pasar Minggu untuk dimintai keterangan.
Istri pemilik warung, Diana, mengatakan, pria yang membawa tas ransel itu diduga terkena serangan jantung.
"Soalnya pas pertama kali datang, dia duduk sedang pegang-pegang dadanya sambil kesakitan. Terus dia juga pegang kepala. Baru minum sedikit, terus meninggal," kata Diana.
Kanitreskrim Polsek Pasar Minggu Iptu Johan Sianturi membenarkan kejadian itu. Namun pihaknya masih menyelidiki kejadian tersebut.
(nik/vit)










































