Kepala BPKP: Kejiwaan Pelaku Pelecehan Tidak Stabil

Pelecehan di Bus TransJ

Kepala BPKP: Kejiwaan Pelaku Pelecehan Tidak Stabil

- detikNews
Selasa, 03 Agu 2010 16:38 WIB
Kepala BPKP: Kejiwaan Pelaku Pelecehan Tidak Stabil
Jakarta - Kasus pelecehan oleh PNS Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Dedy Asmara, terhadap dua mahasiswi, masih berbuntut panjang. Pelaku diduga memiliki kondisi kejiwaan yang tidak stabil.

"Saya dengar orang ini memang kondisinya tidak stabil di keluarganya. Nantinya akan dibawa ke psikolog, kalau sudah dilakukan pemeriksaan," kata Kepala BPKP Mardiasmo kepada wartawan di Kantor Bappenas, Jl Diponegoro, Jakarta, Selasa (3/8/2010).

Menurut Mardiasmo, BPKP masih menunggu laporan rinci atas kasus pelecehan seksual yang dilakukan Dedy. BPKP akan bertindak tegas terhadap Dedy.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau terbukti secara undang-undang, akan kami lakukan (pemecatan). Kami menjunjung tinggi moralitas," kata Mardiasmo.

Pada Senin (2/8/2010) kemarin, mahasiswi UIN Syarif Hidayatullah dan Trisakti menjadi korban pelecehan seks oleh Dedy, pukul 11.00 WIB. Korban naik bus TransJ dari shelter Cempaka Putih menuju Harmoni.

Tersangka pada awalnya mencium tangan korban saat bus melakukan pengereman mendadak. Melihat korban tak melawan, tersangka melanjutkan aksinya lebih jauh hingga meraba payudara.

(fay/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini